Aku melihat beberapa orang yang mati
Malah hampir semuanya mau mati
Rupanya yang mati sang sahabat
Sahabat yang ku kenal
Kulihat darah sahabatku berceceran
Oh tidak.. ternyata benar, temanku ada yang mati
Sinar surya membuat mayatnya semerbak busuk
Aku hanya menghampiri yang mati dan bertanya-tanya
Kulihat darah mengalir keluar dari mata
Dari hidung
Juga dari telinga
Kurasa otaknya akan kering sebentar lagi
Tapi..
Belatung belum sempat tumbuh
Hanya lalat hitam yang berdesing di atas tubuh tak berguna
Lama.. kutunggu sang malaikat
Tak juga datang malaikat menjemput nyawanya
Apa yang terjadi..
Kubisikkan padanya..
“Sahabatku belum saat nya kau mati”
“Dengarlah.. zionis tertawa bangga melihat mu mati tidak-hidup tidak”
“Otakmu belum kering benar, rasakanlah..”
“Bangunlah sahabatku.. “

